Berita|

Sembilan gubenur-wakil gubernur terpilih dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (5/9/2018).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menerangkan, pelantikan kepala daerah sesuai undang-udang adalah lima tahun. “Tidak boleh dikurangi satu hari ataupun ditambah satu hari.”

“Maka hasil Pilkada Serentak tahun ini yang 17 provinsi kemungkinan akan kami ajukan kepada Bapak Presiden melalui Pak Mensesneg bisa empat sampai lima tahapan,” ujar Tjahjo sebelum pelantikan di Istana Negara.

Ia menjelaskan, kesembilan gubernur-wakil gubernur yang dilantik di tahapan pertama karena tidak ada masalah.

“Karena sembilan ini sudah selesai masa jabatannya, dan tidak ada gugatan ke MK (Mahakamah Konstitusi). Kemudian tahap kedua antara 17 sampai 27 adalah Sumsel, Kaltim, NTB. Karena mereka tanggal 17 habis masa jabatannya,” tuturnya.

Kemudian, lanjut nya, pelantikan gubernur-wakil gubernur tahap ketiga, keempat dan kelima akan dilantik pada 2019.

“Tahap ketiga, keempat dan kelima itu seperti Lampung itu baru Juni tahun depan setelah selesai pilpres. Jatim juga tahun awal depan. Karena sepanjang memenuhi semuanya dan diputuskan KPU dan tidak ada gugatan ke MK, segera dilantik supaya bisa langsung kerja,” kata Tjahjo.

Sembilan gubernur–wakil gubernur terpilih yang bakal dilantik tahap pertama:

1. Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman, Sulawesi Selatan.

2. Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, Sumatera Utara.

3. Ali Mazi-Lukman Abunawas, Sulawesi Tenggara.

4. Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen, Jawa Tengah.

5. I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Bali.

6. Sutarmidji dan Ria Norsan, Kalimantan Barat.

7. Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi, Nusa Tenggara Timur.

8. Lukas Enembe-Klemen Tinal, Papua.

9. Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Jawa Barat.

sumber : okezone.com

]]>

Comments are closed.

Close Search Window