Berita|

Dalam rangka memperkuat ketahanan bangsa dan penanaman nilai-nilai luhur, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri c.q. Direktorat Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan menyelenggarakan Forum Dialog Penguatan Pemahaman Ideologi Pancasila Bagi Pendidik di Kota Gorontalo pada tanggal 2/4/2019.

Prabawa Eka Soesanta mewakili Dirjen Polpum Kemendagri Membuka acara dihadapan Peserta forum dialog berjumlah 100 orang terdiri dari para pendidik dan unsur masyarakat : Kesabangpol, Tokoh Masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda se-kota Gorontalo.

Forum Dialog Penguatan Pemahaman Ideologi Pancasila Bagi Pendidik yang di hadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kasejahteraan rakyat bertujuan:
a. Menguatkan pemahaman ideologi Pancasila dan kesadaran keseluruhan elemen bangsa, khususnya pendidik, akan pentingnya menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila;
b. Menyiapkan kader-kader penguatan pemahaman ideologi Pancasila di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Forum Dialog ini dipandang penting untuk saat ini di tengah keterbukaan informasi akan berbagai ideologi, kebebasan berpendapat khususnya di media sosial bagi generasi muda, serta ancaman disintegrasi bangsa khususnya dalam menghadapi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DRPD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

Lewat Forum dialog tersebut Terkait dengan Pilpres dan Pileg 2019 Direkur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan menyampaikan untuk semua peserta bahwa “Memilihlah dengan gembira dan damai. Pilihan boleh beda. Tetap jaga persatuan dan kesatuan”

Prabawa Menambahkan Sebagai warga negara yang menjunjung tinggi Ideologi Bangsa, akan menggunakan Hak suaranya untuk memilih calon Pemimpin yang akan membawa Indonesia menjadi Negara yang Berdaulat lima tahun ke depan.

melalui pemahaman ideologi Pancasila yang kuat, kita mewarnai kebebasan berpendapat dengan pemikiran-pemikiran, ide-ide, status-status, komentar-komentar yang membangun persatuan kesatuan, cinta tanah air, bela negara dan berwawasan kebangsaan. Wujud konkritnya adalah pada tanggal 17 April 2019 kita tidak golput, melainkan memberikan hak suara kita secara resmi dan bertanggungjawab. Memilih dengan damai dan gembira imbuh Prabawa

Bagikan

Comments are closed.

Close Search Window