Berita|

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo mengharapkan semua pihak yang terliblat dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 ikut melakukan pengawalan pada saat Ramadhan.

“Kemendagri tak ingin momen-momen kebersamaan antarwarga disalahgunakan pada saat Ramaadhan. Pasalnya, sudah ada indikasi muatan politis pada beberapa acara belakangan ini,” ujar Hadi Prabowo usai memberikan sambutan pada Rapat Sinkronisasi Program dan Anggaran Tahun 2018 di Hotel Golden Boutique, Jakarta Rabu (2/5/2018).

Menurut Hadi,  Pegawai Negeri Sipil (PNS) diminta turut membantu pemerintah dalam memberikan informasi yang berkembang di masyarakat pada saat Ramadan. Pasalnya, banyak pihak memanfaatkan hal tersebut untuk kepentingan politik.

“Itu kalau tidak kita waspadai, akan digunakan kampanye oleh peserta pemilu tertentu,” kata  Hadi Prabowo.

Kemendagri mengharapkan agar PNS harus bisa bersikap netral dalam Ramadan. Mereka tak perlu ikut kegiatan yang berpihak pada kubu politik tertentu. PNS juga diharapkan bisa memberi informasi pada masyarakat mengenai masalah ini.

“PNS tidak hanya terjebak pada kegiatan rutinitasnya tetapi juga peka terhadap hal-hal yang strategis di lingkungannya,” paparnya.

Dia menekankan Pemilu 2019 menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia. Pasalnya, itu pertama kalinya pemilihan legislatif berbarengan dengan pemilihan presiden.

“Pemilu 2019 kita mengharapkan agar bisa terlaksana sesuai dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dapat kita tingkatkan pelaksanannya secara berkualitas,” pungkas Hadi.

sumber : kesbang.com

Comments are closed.

Close Search Window