Berita|

kerja di ibukota kini kian ketat. Persaingan ini tidak hanya antar sesama anak bangsa tetapi sudah menjadi persaingan internasional. Ini terjadi setelah Indonesia bergabung dalam zona Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Profesi akuntan, perawat hingga IT, kini sudah banyak pekerja asal Filipina, dan Singapura. Selain dikenal skill, pekerja asing ini juga piawai dalam bahasa Inggris.

Karena itu, guna mendorong peningkatan kompetensi, Kesbangpol DKI Jakarta akan  menggandeng Kementrian Tenaga Kerja untuk  untuk bekerjasama mencarikan peluang-peluang peningkatan skill bagi warga binaan anggota ormas.

“Kesbangpol DKI Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan skill dan kompetisi anggota binaan ormas. Dengan membaiknya skill anggota ormas berarti Kesbangpol DKI Jakarta telah berhasil melaksanakan program-programnya,” ujar Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si ketika membuka kegiatan di Hotel, Balai Arimbi, Selasa (24/7/2018).

Alumnus Program Magister Universitas Gajah Mada jurusan Kebijakan Publik ini mengutip motto Pak Gubernur Anies dalam berbagai kesempatan yang selalu mengatakan perlu peran serta warga untuk ikut membahagiakan warga dan memajukan kotanya.

Dalam paparannya, Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si mengatakan ormas memiliki peran strategis dalam membantu Kesbangpol dan Pemprov DKI Jakarta melaksanakan tugas-tugas pembangunannya.

Taufan menjelaskan pihaknya akan menggandeng Kementrian Tenaga Kerja untuk  untuk bekerjasama mencarikan peluang-peluang peningkatan skill bagi warga binaan anggota ormas. Dengan meningkat kapasitas SDM anggota ormas maka ormas telah menjadi ujung tombak pelaksanaan program pemerintah.

Kesbangpol DKI Jakarta meyakini bahwa masih banyak penyebaran berita bohong (hoax) telah menguras energi pemerintah dan warga. Karena itu, Taufan mengajak ormas untuk membantu pemerintah menangkal penyebaran hoax.

“Betapapun bagus program pemerintah, kalau masih banyak hoax yang beredar, maka waktu `dan energi pemerintah dan ormas akan habis disibukkan untuk menanggapi berita hoax. Karena itu, guna menangkap berita hoax, ormas harus terus bekerjasama dengan pemerintah,” papar Taufan.

Sementara itu, dalam laporan kegiatannya Kabid Kesbak Kesbangpol DKI Jakarta, Eliazer mengatakan kegiatan bertema “Merajut Tapi Persatuan dan Kesatuan Melalui Ormas” ini dihadiri 110 peserta dari 30 ormas yang ada di Jakarta.

sumber : kesbang.com

Comments are closed.

Close Search Window