Berita|

Menjelang pelaksanaan Asian Games 18 Agustus esok, ada 2 peristiwa penting yang bisa mempengaruhi sukses tidaknya hajatan bergensi bagi pemerintah dan rakyat Indonesia.

Peristiwa pertama yaitu pendaftaran pasangan capres dan cawapres pada 4-10 Agustus. Peristiwa kedua yaitu  pelaksanaan Hari Raya Iedul Qurban pada 22 Agus mendatang.

“Kami meminta dukungan pemuka agama dan ormas untuk turut membantu pemda DKI Jakarta dalam mensukseskan hajatan akbar Asia Games,” pinta Plt. Kesbangpol DKI Jakarta,  Drs. Taufan Bakri, M.Si saat membuka kegiatan “Pelaksanaan Silaturahmi Pemda dengan Pemuka Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Provinsi  DKI Jakarta Angkatan VII Tahun 2018” di Hotel Acacia, Jakarta, Senin (30/7/2018).

Taufan menjelaskan, pendaftaran  capres cawapres bisa menjadi masalah dan menimbulkan gesekan jika mereka membawa para relawan dan massa pendukungnya masing-masing. Gesekan antar elemen para pendukung capres cawapres ini pada akhirnya akan mengganggu jalannya pelaksanaan Asian Games.

Adapun soal Iedul Qurban, Alumnus Fisipol Unas ini meminta para pemuka agama Islam di Jakarta agar musholla dan mesjid tidak melakukan penyembelihan hewan kurban. Pasalnya, pengumpulan hewan kurban jelang pemotonganl pada hari Iedul Adha  ini dikhawatirkan akan menimbulkan penyebaran virus kepada kuda-kuda mahal yang datang dari negeri Qatar dan negeri-negeri lainnya.

“Saya minta daerah sekiar Rawamangun dan Pulo Gadung steeril dari hewan kurban. Kuda-kuda ini ada yang harganya Rp7 Miliar” ujar Taufan.Kepada para pemuka agama dan tokoh ornas, Taufan meminta dukungan agar menjaga kondusifnya pendaftaran capres cawapres dan sterilsasi wilayah Stadium Veldroome dari hewan kurban.

“Siap membantu pemda DKI Jakarta,” tanya Taufan. “Siap! Dijawab serentak ratusan peaerta.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga sudah meminta masyarakat memahami adanya larangan menjual dan memotong hewan kurban di wilayah tertentu selama Asian Games 2018.. Area dimaksud yaitu kawasan sekitar arena pacuan kuda (equestrian) Pulomas, Jakarta Timur.

Menurut Sandiaga, larangan diturunkan dari dua instruksi gubernur 2017 dan 2018. “Aturannya turunan dari instruksi gubernur itu,” kata dia, Jumat 6 Juli 2018.

Berdasarkan penuturan Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Timur, Irma Budiany, larangan dibutuhkan untuk mencegah penyebaran virus hewan ternak ke kuda-kuda peserta Asian Games 2018. Larangan lalu diberlakukan untuk radius satu kilometer dari arena Equestrian Pulomas dengan perhatian utama diberikan terhadap potensi penyebaran antraks.

Sementara itu, mewakili Kasubdit Kerukunan Umat Beragama yang berhakangan hadir kareba sedang menunaikan ibadah haji, Plt. Kasubdit Kerukunan Umat Beragama, Eliazer H, SE mengatakan kegiatan ini diselenggarakan untuk penambahan wawasan dan pemahaman kepada para tokoh keagamaan, para tokoh organisasi kemasyarakatan dan tokoh aliran kepercayaan mengenai nilai-nilai dasar kerukunan guna meneguhkan komitmen kebangsaan para tokoh agama serta meningkatkn kualitas kerukunan Pileg 2019 Dan Pilpres 2019.

Peserta kegiatan sebanyak 100 orang yang terdiri dari organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan dan organisasi aliran kepercayaan.

Eli, sapaan akrabnya menambahkan, nara sumber dan materi yang disampaikan yaitu Kepala Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, dengan Materi “Peran Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta dalam Rangka Menciptakan Kerukunan Umat Beragama,” Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta, Syarif, M.Si bicara tentang “Peran DPRD Provinsi DKIJakarta dalam menampung aspirasi masyarakat ”

Pembicara ketiga yaitu AKBP.Titiek H Valentine,SH,M.Si dari Badan Intelijen Kepolisian Mabes Polri dengan materi “Peran Serta Pemuka Agama dan Organislasi Kemasyarakatan Dalam Menjaga Kantibmas di DKI Jakarta,” dan terakhir Nieke Masruchiyah dari Profesional) dengan materi “Menebar Ayat-Ayat Damai Dalam Rangka Turut Serta Membangun Negeri”.

sumber : kesbang.com

Comments are closed.

Close Search Window