Berita|

Kerukunan beragama sangat berharga. Karena itu keharmonisan dan kerukunan yang dimiliki bangsa ini, harus dijaga dan dirawat. Jangan sampai ada yang merusak dan mengkoyaknya.

“DPD RI (Dewan Perwakilan Rakyat)  tidak ingin ada kekuatan apapun yang mencoba menggangu kerukunan bangsa dan keharmonisan sosial dan kami siap melawan dan menjaga, ” kata Ketua DPD, Oesman Sapta Oedang saat berbicara di acara Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Jakarta, Rabu (18/4).

Menurut Oesman, syarat mutlak pembangunan nasional adalah stabilitas nasional. Termasuk kerukunan sosial dalam negara yang sangat beragam.  Maka DPD  melalui perannya berkomitmen untuk mengawasi Rancangan Perda yang berpotensi menganggu keharmonisasn dan kerukunan antar umat beragama. Di alam demokrasi, ketika semua orang bebas menyatakan pendapat, menjaga kerukunan menjadi hal yang urgen. Sebab acapkali, kebebasan berpendapat menjadi kebablasan.

“Dalam demokrasi masyarakat yang semakin menyadari hak-haknya namun kita sebagai komponen bangsa harus membangun sikap jujur dan  adil bukan sebaliknya justru turut merusak landasan yang telah kita bangun,” kata Oesman.

Oesman pun mengimbau seluruh elemen bangsa dan para pimpinan FKUB, menyatukan langkah dan komitnen untuk menjaga kerukunan bangsa dan keharmonisan sosial. Kata Oesman, jadikan itu sebagai panggilan tugas bangsa. ” Jadilah kita -kita ini pelopor penggerak toleransi,” katanya.

Oesman juga menegaskan, lembaga para senator, sangat mendukung penetapan Rancangan Undang-Undang Kerukunan Umat Beragama.

Ia berharap, kelak dengan adanya UU tersebut, kerukunan umat beragama bisa diwujudkan lebih baik lagi.

sumber : kemendagri.go.id

Comments are closed.

Close Search Window