Berita|

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Peraturan Pemerintah terkait Pemilu yang tengah dirancang Pemerintah akan membahas detail terkait cuti kampanye presiden selama Pemilu. Hal itu kata Tjahjo agar dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan polemik nantinya.

“Arahan Mensesneg dalam rapat dengan saya, mari kita bahas dengan detail jangan sampai merugikan nama capres apalagi petahana,” ujar Tjahjo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (6/4).

Begitu halnya dengan fasilitas negara yang melekat dengan presiden selama kampanye yakni pengamanan presiden dan yang tidak boleh digunakan. Sebab, saat ini sejumlah pihak mempersoalkan pesawat kepresidenan yang tidak boleh digunakan presiden selama kampanye.

Secara dasar aturan, kata Tjahjo, memang masuk fasilitas yang melekat fungsi pengamanan presiden. Meski demikian, ia meyakini, Presiden Joko Widodo

“Ini sedang didiskusikan. Bukan hanya pesawat loh, mobil juga loh. Saya yakin Pak Jokowi nggak akan mau kampanye menggunakan pesawat presiden. Tapi kan bisa saja misalnya Kamis beliau kunker ke Surabaya resmi, eh Jumat kampanye di Madura ya bisa naik mobil sendiri. Ini kanharus detail,” ujar Tjahjo.

Tjahjo melanjutkan yang penting prinsip aturan cuti kampanye tidak mengganggu jalannya pemerintahan. “Prinsipnya cuti iya, tapi cuti kan harus bisa hari ini kampanye presiden, tahu-tahu negara dalam keadaan genting yang harus diputuskan. Luwes lah. Saya yakin Pak Jokowi tak akan memanfaatkan. Tapi juga harus fleksibel,” kata Tjahjo.

sumber : republika.co.id

Comments are closed.

Close Search Window