Berita|

Buku Pancasila meramaikan Ubud Writer and Readers Festival ketika editor senior Irna Permanasari menyerahkannya kepada founder festival ini Janet DeNeef. Buku itu ditulis Ma’ruf Cahyono 2016 dengan judul lengkap Pancasila dalam Perspektif Media dan Khalayak. Saat itu Maruf Cahyono adalah Kepala Biro Humas MPR, kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MPR. Buku ini berisi beragam pesan dalam konteks Pancasila.

“Buku seperti itu patut meramaikan festival internasional seperti ini karena merefleksikan keterbukaan, transparansi dan kualitas bangsa kita. Apalagi dalam situasi seperti saat ini, maka isi buku itu sangat relevan” ujar Ketua Persatuan Penulis Indonesia, Satupena, Nasir Tamara.

Buku itu juga relevan dengan penegasan puteri mantan Presiden KH Abudurachman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid bahwa Indonesia mempunyai Pancasila yang menjamin keberagaman keyakinan. Pancasila mampu menjawab tuntutan zaman ke depan jika kita mempunyai pandangan yang luas dan demokratis. “Karena itu Pancasila perlu disemaikan dengan cerdas agar kita tidak pesimis” kata Yenny dalam forum berjudul Against All Odds yang dipandu Leyla S Chudori di Museum Neka Ubud, Sabtu (27/10). 

sumber : koran-jakarta.com

Comments are closed.

Close Search Window