Berita|

Partai politik peserta Pemilu 2014 diminta tidak perlu takut menjalani verifikasi faktual yang diperintahkan Mahkamah Konstitusi.

“Saya pikir kalau semua partai merasa sudah lengkap kenapa takut tinggal kasih data saja. Paling habis waktu (menyerahkan data ke KPU) satu hari,” ujar pengamat komunikasi politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing kepada wartawan, Senin (22/1).

Menurutnya, proses verifikasi yang dijalani oleh parpol lama maupun baru demi azas persamaan dan perlakuan yang sama tanpa kecuali.
 
Hal itu juga sebagai cara untuk menunjukkan kredibilitas penyelenggaraan pemilu, selain untuk mematuhi putusan MK. Terlebih, putusan MK bersifat final dan mengikat.

“Kalau mereka sudah berjalan dengan benar arsipnya kenapa mesti takut, tinggal antar saja (data ke KPU),” ujar Emrus.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan tetap melakukan verifikasi faktual terhadap parpol yang akan ikut Pemilu 2019. Keputusan diambil setelah dikabulkannya gugatan uji materi pasal 173 ayat 1 dan 3 UU 7/2017 tentang Pemilu oleh MK.

Adapun, parpol yang saat ini memiliki wakil di DPR RI tidak siap melewati tahapan verifikasi faktual sebagai calon peserta Pemilu 2019. Alasannya, lantaran saat ikut Pemilu 2014 tidak menjalani verifikasi faktual sampai tingkat kecamatan tapi hanya melalui tahapan verifikasi dokumen.

sumber : beritasatu.com

Comments are closed.

Close Search Window