Berita|

Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum melaksanakan Forum Penguatan Gerakan Nasional Revolusi Mental di Daerah dengan Tema “Pemantapan Karakter dan Wawasan Kebangsaan melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, 17/9/2019

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Tahun 2019 ini dilaksanakan di Hotel Aria Barito Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan diikuti oleh Unsur Gugus Tugas Revolusi Mental, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Organisasi/kaum Perempuan, Tokoh Pemuda dan Generasi Muda yang berjumlah 120 orang peserta.
Kegiatan diawali laporan oleh Kasi Karakter Kebangsaan, Yodie Indrawan,S.STP, MA dan dilanjutkan dengan pembukaan sekaligus penyampaian materi oleh Kasubdit Karakter dan Wawasan Kebangsaan Bapak Hartono, SH. Narasumber lain yang hadir dan turut memberikan masukan kebijakan diantaranya adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso, S.Sos, M.Si dan para Pakar/Akademisi di Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam sambutan pembukaannya Kasubdit Karakter dan Wawasan Kebangsaan menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan lahir ketika Bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari penjajahan. Dalam perkembangannya, muncul kesadaran bahwa untuk membebaskan diri dari penjajahan diperlukan persatuan dan kesatuan bangsa yang direfleksikan melalui hadirnya sumpah pemuda dan munculnya bangunan masa depan atau cita-cita bangsa Indonesia yang secara gamblang telah dinyatakan di dalam Pembukaan UUD 1945. Didasarkan pada hal tersebut maka kita sebagai bangsa memerlukan penguatan karakter dan wawasan kebangsaan Indonesia yang dilaksanakan melalui revolusi mental. Revolusi mental didefinisikan sebagai: “Gerakan Nasional untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa Indonesia dengan mengubah cara pandang, pola pikir, sikap-sikap, nilai-nilai dan perilaku bangsa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian dengan mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong berdasarkan Pancasila“. Revolusi Mental dalam hal ini menjadi upaya besar kita bersama dalam menguatkan karakter dan wawasan kebangsaan Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Sebagai Penutup beliau mengharapkan dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan ini maka dapat menguatkan Karakter dan Wawasan Berkebangsaan kita dalam implementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Comments are closed.

Close Search Window