Berita|

Kemendagri melalui Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum melaksanakan Forum Penguatan Gerakan Nasional Revolusi Mental di Daerah dengan Tema “Pemantapan Karakter dan Wawasan Kebangsaan melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, Rabu 18/9/2019


Kegiatan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Tahun 2019 ini dilaksanakan di Hotel Aria Barito Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan diikuti oleh Unsur Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental lintas daerah.


Kegiatan diawali oleh Sambutan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum yang diwakili oleh Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan dan Dr. Prabawa Eka Soesanta, S.Sos., M.Si dilanjutkan dengan pembukaan sekaligus penyampaian materi. Narasumber lain yang hadir dan turut memberikan masukan kebijakan diantaranya adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso, S.Sos, M.Si. dan Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Didi Sudiana, SE., MM.


Dalam sambutan pembukaannya Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan menyampaikan urgensi pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental yang terdiri atas (tiga) nilai dasar yaitu Integritas, Etos Kerja dan Gotong Royong. Dalam konteks pemerintahan dalam negeri, maka tiga Nilai Revolusi Mental tersebut senantiasa diperjuangkan dalam 3 (tiga) Area Perjuangan, yaitu perundang-undangan, manajemen, dan pemberdayaan masyarakat. Tiga Nilai dan Tiga Area Perjuangan Revolusi Mental diimplementasikan dalam Program Nawa Cita guna mempercepat terwujudnya cita-cita dan tujuan berbangsa dan bernegara.

Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) telah digelorakan bersamaan dengan mulai bekerjanya Kabinet Kerja yang dikukuhkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 27 Oktober 2014. Selanjutnya pada tanggal 6 Juni 2016, Presiden memperkuat pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor: 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. GNRM berfokus pada 5 (lima) Gerakan, yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, Gerakan Indonesia Bersatu.


Sebagai Penutup Sekertaris Ditjen Polpum menyampaikan bahwa Masyarakat memiliki kewajiban untuk berwawasan kebangsaan dan turut serta secara aktif dalam pelaksanaan pembangunan karakter maupun penyelenggaraan kebijakan pemerintah. Hal ini diperlukan sebagai bentuk sinergitas langkah dalam membangun kebangsaan Indonesia yang melibatkan seluruh elemen bangsa.

Comments are closed.

Close Search Window