Berita|

Problema-problema aktual yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara  seperti masalah kerukunan antar umat beragama, toleransi,  dan hal aktual lainnya perlu disikapi secara arif dan bijaksana dengan melibatkan para pemuka agama.

Menyikapi persoalan aktual bidang agama saat ini, Direktorat Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri menggelar Silaturahmi Pemerintah dengan Pemuka Agama di kantor Kemendagri, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (19/03/2018).

Diskusi yang dipandu oleh Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya Drs. Lutfi TMA, M.Si ini menghadirkan nara sumber dari  Kementrian Agama, Kejaksaan Agung, Polri, BIN, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Yusnar Yusuf, Najamuddin, Parisasa Hindu Indonesia (PHDI), Mayjen TNI Purn. Wisma Bawa Sania, Walubi, Yandi, KWI, Romo Agus, PGI, Jerry Sumampau, dan Matakin, Pieter Lesmana.

Menurut Lutfi, pemerintah memfasilitasi terjadinya dialog antar pemuka agama guna membahas masalah-masalah aktual yang terjadi di masyarakat. Dengan adanya Silaturahmi ini masalah-masalah aktual dibidang keagamaan ini kemudian dibahas oleh  para pemuka agama untuk dicarikan jalan keluar terbaik.

“Kami berharap dari silaturahmi dengan para pemuka agama ini terjadi dialog yang membahas masalah yang aktual di ranah agama dan kemudian mengkomunikasikannya kembali kepada umatnya,” harap Lutfi.

Dia menjelaskan, saat ini pemerintah memang yang menginisiasi dialog dengan para pemuka agama. Namun ke depan, dialog ini juga bisa diadakan di tempat-tempat para pemuka agama dan pemerintah tinggal memfasilitasi kegiatannya.

Menjawab permintaan Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya, Majelis Ulama Indonesia melalui Yusnar Yusuf mengatakan siap menjadi tuan rumah untuk dialog ini.  Adapun terkait agenda, Pendeta Jerry mengusulkan agar  ke depan ada fokus masalah yang menjadi pembahasan para pemuka agama.

“Pertemuan ini sangat bagus dan kami apresiasi Pak Lutfi. PGI menilai dialog aktual keagamaan ini perlu dibuat secara  rutin agar pemerintah bersama pemuka agama bisa memberikan solusi bagi masalah-masalah yang tengah terjadi di masyarakat,” ujar Jerry.

Silaturahmi para pemuka agama ini berjalan dengan penuh suasana keakraban. Beberapa masalah aktual yang menjadi pembicaraan antara lain persoalan pembangunan Menara Mesjid Al Aqsa di Kabupaten Sentani, Papua, masalah kebebasan umat Islam dalam menjalankan ibadah di Bali

Dalam hal kasus Menara Mesjid, Jerry meminta agar penanganan kasus itu tidak diintervensi oleh elit politik di Jakarta. PGI akan selama ini terus berkoordinasi dengan umat Islam, khususnya dari Ansor serta pihak terkait lainnya. PGI selama ini selalu tegas dalam hal permasalahan umat Islam di Tolikara dan juga dalam kasus menara Mesjid Al Aqsa ini.

“Kami akan segera ke Sentani untuk megkoordinasikan upaya penyelesaian kasus ini agar tidak melebar kemana-mana,” pungkasnya.

sumber : kesbang.com

Comments are closed.

Close Search Window