Berita|

Pendidikan politik merupakan upaya yang perlu terus dilakukan kepada masyarakat. Hasil yang hendak dicapai tidak lain agar proses demokrasi yang berlangsung di Tanah Air benar-benar berkualitas.  

Direktur Politik Dalam Negeri Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr. Bahtiar, M.Si mengatakan, mungkin di wilayah-wilayah tertentu yang jauh dari Jakarta justeru mereka sangat cerdas dalam politik. Namun, orang yang dekat dari Jakarta sekalipun belum tentu lebih cerdas dalam berpolitik.

“Artinya, di situlah posisi pendidikan politik menjadi sangat penting,” kata Bahtiar di Jakarta, Sabtu (17/3/2018).

Menurut Bahtiar, pendidikan politik masyarakat adalah sebuah pekerjaan besar. Sebab, mengubah cara pandang masyarakat tentang apa itu makna pemilu terhadap dirinya, lingkungannya, serta keberlangsungan bangsa itu tidaklah mudah.

Semakin cerdas masyarakat dalam berpolitik, lanjut Bahtiar, maka tingkat partisipasi masyarakat dalam politik, seperti Pilkada dan Pemilu pasti akan semakin meningkat. Di sisi lain, akan mendorong lahirnya kepala-kepala daerah dan figur-figur pemimpin nasional yang memang benar-benar berkualitas dan dipercaya masyarakat dalam mengarahkan pembangunan di Tanah Air.

“Partisipasi itu sendiri bukan sekadar angka-angka, melainkan kualitas. Ini tentu menjadi tantangan bersama. Disparitas kesenjangan SDM dalam politik itu masih dipengaruhi kultur dan sistem sosial setempat,” ujarnya.

sumber : zonalima.com

Comments are closed.

Close Search Window