Berita|

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada rakyat Papua untuk selalu menjaga perdamaian dan persatuan, terutama menjelang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar serentak di seluruh Tanah Air.

“Jangan sampai ada keretakan di antara kita, saudara sebangsa se-Tanah Air gara-gara pesta demokrasi,” kata Presiden Jokowi,

saat memberikan sambutan pada penyerahan 3.331 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat dari sejumlah daerah yang ada di Provinsi Papua, yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Jayapura, Rabu (11/4) sore. Presiden melakukan kunjungan kerja ke Papua pada 11–13 April 2018.

Presiden juga akan meninjau langsung kondisi Kabupaten Asmat, yang sempat menjadi perhatian nasional akibat kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan kerja ke Papua ini, Presiden juga akan meninjau jembatan Holtekamp. Jembatan sepanjang 732 meter ini berada di atas Teluk Youtefa yang menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami, di Provinsi Papua.

Jembatan ini memangkas waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju perbatasan Skouw yang semula 2,5 jam menjadi 60 menit.

Presiden mempersilakan masyarakat Papua untuk berpesta demokrasi memilih bupati, gubernur, dan tahun depan pemilihan presiden.

Namun, jika ada perbedaan pilihan di antara warga Papua, Presiden berharap jangan sampai menjadikan tidak saling sapa di antara saudara atau tetangga atau suku.

“Silakan pilih pemimpin yang baik, setelah itu bapak/ ibu rukun kembali, bersaudara kembali,” tutur Presiden Jokowi.

Terkait penyerahan 3.331 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat dari sejumlah daerah di Papua, Presiden Jokowi berpesan untuk menjaga sertifikat yang dimiliki di tempat yang aman.

Sertifikat itu sebagai tanda bukti hak atas tanah yang dimiliki. “Dimasukkan ke plastik, difotokopi, jadi kalau hilang ngurus- nya lebih gampang,” ujar Presiden.

sumber : koran-jakarta.com

Comments are closed.

Close Search Window