Berita|

Tahun politik 2018 dan 2019 menjadi pertaruhan bagi penyelenggara pemilu baik di tingkat pusat maupun daerah dalam mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, tahun ini pilkada digelar serentak di 171 daerah dengan melibatkan 163 juta pemilih atau hampir 80% pemilih Pemilu 2019. 

Karenanya, Arief menilai pilkada serentak 2018 berdimensi politis lebih kuat sebab hanya berselang 10 bulan dari Pemilu 2019.

“Kekuatan besar akan dikerahkan oleh peserta pemilu untuk mendapatkan kemenangan,” kata Arief dalam acara Sarasehan Pergerakan Indonesia Maju bertema 2018: Tahun Politik nan Penuh Tantangan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.

Diakui Arief, dua pesta demokrasi yang berdekatan ini menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu. Terlebih, potensi konflik bisa muncul bila sengketa pemilu tidak dikelola secara bijak.

“Pemilu seharusnya menjadi cara berada untuk menghindari kebiadaban,” ucap Arief.

sumber : sindonews.com

Comments are closed.

Close Search Window