Berita|

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melantik Soedarmo menjadi Penjabat Gubernur Papua di Ruang Sasana Krida Kantor Gubernur Papua pada Selasa (10/4). Sebelumnya, Soedarmo dilantik menjadi Penjabat Sementara Gubernur Papua pada 26 Februari 2018, saat gubernur dan wakil gubernur definitif Lukas Enembe dan Klemen Tinal cuti kampanye Pilgub 2018.
“Daerah perbatasan merupakan area yang sangat penting, maka dari itu Pak Jokowi melakukan percepatan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh tanpa terkecuali termasuk di Papua,” tegas Tjahjo.
Tjahjo berharap agar Pilkada Serentak ini bisa sukses dan lancar dan meminta seluruh masyarakat tidak uusah risau agar proaktif melawan segala jenis radikalisme dan terorisme, politik uang, serta melawan ujaran kebencian, fitnah dan SARA kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian sebagai pihak yang berwenang.
“Keadilan harus ditegakkan, sekecil apapun gelagat yang akan merusak kebhinekaan harus diberantas dan juga harus berani menentukan siapa kawan dan siapa lawan,” ucap Tjahjo.
“Silahkan mengkritik tetapi jangan menghujat dan menghina, buat kritik yang bagus kritik yang membangun agar Pemerintah bisa berevaluasi dan menjadi perubahan yang lebih baik ke depannya,” tutupnya.
Pelantikan dihadiri oleh Bupati/Walikota se Papua, Sekda kab/kota se Papua, Ketua KPUD dan Bawaslu Kab/kota se Papua, Tokoh Adat/Masyarakat, pejabat Kemendagri dan BNPP serta unsur Forkompinda seperti Kapolda Papua, Pangdam XVII.

sumber : Bagren Polpum

Comments are closed.

Close Search Window